Kamis, 04 Desember 2014

Pengertian Dan Cara Shalat Sunnah Qobliyah Dan Ba’diyah Shalat Wajib


Perkara shalat adalah perkara pertama yang akan Allah tanya nanti di hari kiamat, jika sholat ini bagus, insya Allah perkara lainnya juga bisa bagus, namun jika perkara sholat ini bermasalah, jangan heran jika perkara lainnya juga bisa ikut jelek.

Bagi mereka yang sekarang sudah terbiasa shalat lima waktu, Alhamdulillah. Itulah kenikmatan diatas kenikmatan, namun ada hal juga harus diingat bahwa tidak ada yang tahu apakah sholat yang kita kerjakan itu sudah sempurna atau belum. Ini perkara ghoib, janganlah kiranya terlalu yakin bahwa shalat-shalat itu sudah diterima, namun buatlah jiwa ini selalu merasa takut, ‘jangan-jangan’ shalat-shalat tidak diterima, sehingga dari sini akan muncul kehati-hatian bagi kita ketika melaksanakan shalat berikutnya.

Tetapi hanya mengandalkan shalat lima waktu tidak akan cukup maka islam mengajarkan untuk melakukan sholat sunnah, dalam hal ini Kumpulan Informasi Pendidikan akan membahas Shalat Sunnah Qobliyah dan Ba’diyah dalam 5 Waktu.

Sebelum kita melangkah lebih lanjut mengenai Shalat Sunnah Qobliyah dan Ba’diyah alangkah baiknya kita memahami dulu apa arti dari Shalat Sunnah Qobliyah dan Ba’diyah.

Qobliyah adalah shalat sunnah yang dikerjakan sebelum shalat wajib, Sedangkan ba’diyah adalah shalat sunnah yang dikerjakan setelah shalat wajib.

Sepengetahuan Kumpulan Informasi Pendidikan Shalat Sunnah sebelum dan sesudah Sholat Wajib adalah:
2 rakaat sebelum Subuh
2 rakaat sebelum dan sesudah Dzuhur
2 rakaat setelah Maghrib
2 rakaat sebelum dan sesudah Isya'.

Adapun tata cara pelaksanaan shalat sunah rawatib, antara lain:
Dianjurkan untuk berpindah tempat dari tempat sebelumnya yaitu tempat melaksanakan shalar fardhu (Bukhari, Muslim).
Sebaiknya antara shalat sunah dan shalat fardhu diselingi dengan dzikir atau keluar dari masjid (Bukhari, Muslim).
Dianjurkan untuk memendekkan bacaan surat dalam shalat sunah rawatib (Bukhari, Muslim).
Makruh hukumnya jika melaksanakan shalat sunah rawatib saat mendengarkan suara iqamat/shalat farduh akan segera mulai (muslim).

  Sholat adalah salah satu kewajiban bagi kaum muslim yang sudah mukallaf dan harus dikerjakan baik bagi mukimin maupun dalam perjalanan.
Shalat merupakan rukun Islam kedua setelah syahadat. Islam didirikan atas lima sendi (tiang) salah satunya adalah shalat, sehingga barang siapa mendirikan sholat ,maka ia mendirikan agama Iswlam, dan barang siapa meninggalkan shalat,maka ia meruntuhkan agama Islam.
Sholat harus didirikan dalam satu hari satu malam sebanyak lima kali, dan jumlahnya adalah 17 rakaat. Sholat merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan tanpa kecuali bagi muslim mukallaf baik yang sedang sehat maupun yang sedang sakit.

0 komentar:

Posting Komentar